Pakar: BG Dan Jokowi Calon Penerus Mega Di PDIP - Pejuang.Net - Pusat Berita Islam Indonesia

Breaking

Kamis, 25 Juli 2019

Pakar: BG Dan Jokowi Calon Penerus Mega Di PDIP


GELORA.CO - Pertemuan antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Gerindra tidak hanya membawa kesejukkan bagi situasi politik tanah air.

Lebih dari itu, pakar komunikasi politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio melihat pertemuan yang digelar di kediaman Mega, Jalan Teuku Umar, Menteng itu juga menyiratkan siapa penerus kepemimpinan partai banteng moncong putih.

Menurutnya, kandidat penerus itu dibagi dalam dua kategori. Pertama calon suksesor Mega yang berasal dari trah Soekarno dan kategori kedua yang berasal dari trah non Soekarno.

Berdasarkan pengamatan foto di meja makan, Hendri menilai kandidat kuat ketum PDIP dari trah Soekarno adalah Puan Maharani dan Prananda Prabowo. Kedua anak Mega itu turut dibawa dalam jamuan makan bersama Prabowo.

Sementara dari non trah Soekarno ada nama presiden terpilih Joko Widodo dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan. Jokowi berpeluang karena telah menjadi orang yang dipercaya Mega untuk memimpin negeri ini.

Sementara Budi Gunawan, merupakan sosok yang dekat dengan Mega. Saking dekatnya, pria yang akrab disapa BG itu turut diajak dalam jamuan makan.

BG juga dikenal sebagai sosok yang dekat semua elite, termasuk dengan Prabowo Subianto yang mau diajak BG bertemu dengan Jokowi dan Mega. 

“Penerus Megawati di PDIP mulai tergambar, dari trah Soekarno nampaknya antara Prananda Prabowo atau Puan Maharani, bila dari non trah Soekarno, Budi Gunawan atau Jokowi,” ujar pendiri lembaga survei Kedaikopi itu dalam akun Twitter pribadi, Rabu (24/7).

Kicauan Hensat, sapaan akrab Hendri ini kemudian disambar oleh seorang warganet dengan akun @Nd_Budiman. Menurutnya, Prananda adalah calon yang cocok mengganti ibunya lantaran cakap di depan. Sementara BG, tetap diberi peran di belakang layar.

“Budi Gunawan lebih lihai dibelakang layar. Prananda yang di depan. Puan dan Jokowi 11 12 bukan pemikir apalagi konseptor,” ujarnya.  [rmol]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

';