Diduga Punya Masalah Finansial, Mayat Miliarder Kopi India Terapung di Sungai - Pejuang.Net - Pusat Berita Islam Indonesia

Breaking

Kamis, 01 Agustus 2019

Diduga Punya Masalah Finansial, Mayat Miliarder Kopi India Terapung di Sungai


PEJUANG.NET - Pihak berwenang di India Selatan mengambil mayat miliarder kopi India VG Siddharta yang mengapung di sungai hari Rabu (31/7/2019), dua hari setelah dilaporkan menghilang, di tengah-tengah spekulasi dia sedang mengalami masalah keuangan.

Penemuan mayat Siddharta membuat gentar para investor di perusahaannya, Coffe Day Enterprises Ltd. Saham perusahaan itu langsung anjlok 20 persen pada hari yang sama.

Siddharta sedang bepergian ke Mangaluru, sebuah kota pelabuhan sekitar 350 km dari kota teknologi Bengaluru, pada hari Senin ketika meminta agar sopirnya menunggu di sebuah jembatan sementara ia berjalan-jalan, kata polisi.

Ketika bosnya tidak kunjung kembali, sopir itu lantas memberitahukan pihak kepolisian.

“Kami menemukan mayatnya sekitar setengah kilometer dari laut,” kata Ritesh D’Souza, 34, seorang nelayan lokal yang membantu petugas mengambil mayat Siddharta seperti diuktip Reuters.

Pihak berwenang menolak mengatakan apakah mereka memperlakukan kematiannya sebagai kasus bunuh diri atau kematian yang mencurigakan.

Siddharta, 59, dikenal luas sebagai orang yang membawa budaya warung kopi ke negeri India yang penduduknya sangat gemar minum teh. Dia juga dikenal sebagai salah satu pengusaha yang mengawali investasi modal ventura.di India.

Sebuah surat, yang diduga ditulis Siddharta dan ditujukan kepada pejabat perusahaan serta karyawannya, mengatakan bahwa dirinya “sudah menyerah.” Dia menyalahkan sebuah perusahaan ekuitas swasta mitranya yang menekan dirinya agar melakukan buyback saham, serta pihak pajak yang menekannya sehingga perusahaannya mengalami krisis likuiditas.

Surat Siddharta itu juga mengungkap tentang transaksi tersembunyi yang bahkan pihak auditor dan para manajer senior tidak mengetahuinya. Reuters tidak dapat mengkonfirmasi keaslian surat itu, yang beredar luas di media sosial dan dipublikasikan oleh media lokal.

Siddharta, yang dibesarkan di lingkungan keluarga petani kopi, membuka warung kopi pertamanya pada tahun 1996, lebih dari 10 tahun sebelum Starbucks memasuki pasar India. Jaringan warung kopinya, Cafe Coffee Day, memiliki lebih dari 1.600 kedai dan melayani warga kelas menengah India.

Siddharta, yang dikenal sangat mengikuti perkembangan teknologi informasi, sudah menanamkan investasi di sejumlah perusahaan IT seperti Infosys Ltd dan Mindtree di tahun 1990-an.

Namun, Coffe Day Enterprises Ltd belakangan menghadapi masalah utang yang belum terbayar, persaingan sengit dari rivalnya yang lebih trendi, serta bermasalah dengan petugas pajak.

Siddharta, keluarganya dan perusahaan holding mereka menguasai 75,7% saham Coffe Day. Laporan tahunan perusahaan periode 2018 menunjukkan bahwa Siddharta secara personal menanggung hampir semua utang perusahaan.


Publis by : Pejuang.Net 
Ikuti kami di channel Telegram : t.me/pejuangofficial
Facebook : https://www.facebook.com/pejuangofficial
Flow Twitter Kami: @PejuangNet 
Sumber : hidayatullah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

';