PEJUANG.NET - NU (Nahdlatul Ulama) masih dianggap sebagai ormas terbesar di Indonesia yang dulunya didirikan oleh para kyai (tokoh Islam) 1926. Hanya saja belakangan tampak agak dekat dengan yang kafir2, bahkan sebutan kafir yang jelas2 ada di Al-Qur’an dan di hadits pun dibahas NU untuk diganti dengan non Islam, kabarnya.
Belakangan juga sepertinya bermesaraan dengan China komunis yang selama ini menzalimi jutaan umat Islam Uighur di Xinjiang, menghancurkan masjid-masjid, melarang puasa Ramadhan, melarang mendidikkan Islam kepada generasi. Bahkan terakhir China komunis dikabarkan melarang label halal.
Seabrek kezaliman China komunis terhadap Umat Islam dan agama Islam itu dinafikan belaka oleh NU dengan tokohnya SAS, Said Aqil Siradj.
Sama sekali seakan dia dan konco2nya itu melupakan ayat2 tentang wala’ (loyal) terhadap Islam/muslimin, dan baro’ (lepas diri) dari kekafiran dan manusia2 kafir. Padahal ayat-ayat wala’ dan bara’ itu sangat jelas.
29. Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar. [Al Fath:29]
22. Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. [Al Mujadilah:22]
Ayat ayat tentang wala’ dan bara’ telah jelas, namun entah kenapa, NU justru tampaknya mesra dengan china komunis yang umat Islam sedunia kebanyakan sedang mengecamnya karena kebiadabannya terhadap Umat Islam Uighur di Xinjiang.
Berikut ini berita tentang kedekatan NU dengan China komunis.
Belakangan juga sepertinya bermesaraan dengan China komunis yang selama ini menzalimi jutaan umat Islam Uighur di Xinjiang, menghancurkan masjid-masjid, melarang puasa Ramadhan, melarang mendidikkan Islam kepada generasi. Bahkan terakhir China komunis dikabarkan melarang label halal.
Seabrek kezaliman China komunis terhadap Umat Islam dan agama Islam itu dinafikan belaka oleh NU dengan tokohnya SAS, Said Aqil Siradj.
Sama sekali seakan dia dan konco2nya itu melupakan ayat2 tentang wala’ (loyal) terhadap Islam/muslimin, dan baro’ (lepas diri) dari kekafiran dan manusia2 kafir. Padahal ayat-ayat wala’ dan bara’ itu sangat jelas.
{مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ تَرَاهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانًا سِيمَاهُمْ فِي وُجُوهِهِمْ مِنْ أَثَرِ السُّجُودِ ذَلِكَ مَثَلُهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَمَثَلُهُمْ فِي الْإِنْجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْأَهُ فَآزَرَهُ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوَى عَلَى سُوقِهِ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ مِنْهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا} [الفتح: 29]
29. Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar. [Al Fath:29]
لَّا تَجِدُ قَوۡمٗا يُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِ يُوَآدُّونَ مَنۡ حَآدَّ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ وَلَوۡ كَانُوٓاْ ءَابَآءَهُمۡ أَوۡ أَبۡنَآءَهُمۡ أَوۡ إِخۡوَٰنَهُمۡ أَوۡ عَشِيرَتَهُمۡۚ [ الـمجادلـة:22-22]
22. Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. [Al Mujadilah:22]
Ayat ayat tentang wala’ dan bara’ telah jelas, namun entah kenapa, NU justru tampaknya mesra dengan china komunis yang umat Islam sedunia kebanyakan sedang mengecamnya karena kebiadabannya terhadap Umat Islam Uighur di Xinjiang.
Berikut ini berita tentang kedekatan NU dengan China komunis.
NU dan Lembaga Donor Tiongkok
Saya pernah berpendapat bahwa bila mau tahu pola pergerakan aktor politik maka lihat dan telusuri sumber keuangan dan logistiknya maka akan jelas arahnya kemana.
Setelah menelisik beberapa pernyataan petinggi NU yang nampak agak aneh dan membela Tiongkok, termasuk mengabaikan berita internasional tentang Muslim Uighur, walaupun berita rakyat Uighur sendiri sudah mengatakannya…
Escape from Xinjiang: Muslim Uighurs speak of China persecution
https://www.aljazeera.com/indepth/features/escape-xinjiang-muslim-uighurs-speak-china-persecution-180907125030717.html
Namun pernyataan Ketum PBNU:
PBNU Jamin Tidak Ada Persekusi terhadap Uighur di China
https://www.cnnindonesia.com/internasional/20190717194134-106-413070/pbnu-jamin-tidak-ada-persekusi-terhadap-uighur-di-china
Ketum PBNU Imbau Umat Islam Tidak Ganggu Politik China
https://news.detik.com/berita/d-2961905/ketum-pbnu-imbau-umat-islam-tidak-ganggu-politik-china
Di sisi lain setelah menelisik bagaimana kebijakan luar negeri Tiongkok sebenarnya berdasar kajian ilmiah Prof Anne Marie Brady –seorang peneliti tentang China, yang sudah melakukan penelitian 30 tahun lamanya– yang menyimpulkan bahwa tidak ada pergerakan apapun warga atau lembaga atau perusahaan Tiongkok di Luar Negeri yang tidak dikendalikan oleh United Front Work Departemen Tiongkok.
Membongkar Kebijakan “Pura Pura Baik ” Tiongkok melalui Senjata Ajaib ke III nya : United Front Work ..🤔
Baca: https://web.facebook.com/adi.ketu.3/posts/10212459543438175
Membuat saya tertarik mengapa NU sebagai lembaga ormas Islam malah bersikap seakan membela kebijakan luar negeri Tiongkok?
Nyatanya, NU selain telah menerima dana hibah dari Pemerintah Tiongkok (detikcom)…
NU juga telah menerima dana bantuan Tiongkok melalui LSM nya. Pendonor NU dari Tiongkok berdasar laporan dari web milik NU sendiri antara lain :
Tujuh LSM China Kunjungi Klinik Muslimat NU
(1) Amity Foundation, (2) Overseas Chinese Charity Foundation of China, (3) Zhongguancun the Belt and Road Industrial Promotion Association, (4) China Huaxia Cultural Heritage Foundation, (5) Beijing Children’s Legal and Research Center, (6) Shandong Chamber of Commerce for Civil Foreign Exchange and Cooperation, dan (7) World Historic and Cultural Canal Cities Cooperation Organization. Yang membantu pembangunan Klinik Mulimat NU…
Link: https://www.nu.or.id/post/read/107706/tujuh-lsm-china-kunjungi-klinik-muslimat-nu
Hal lain makin mengherankan saya lebih jauh adalah mengapa sebuah organisasi besar yang membawa nama Umat Islam Indonesia, yang tadinya berjibaku menentang komunisme di Indonesia..
Palu Arit di Ladang NU
https://historia.id/politik/articles/palu-arit-di-ladang-nu-PyJB2
Bahkan dalam catatan sejarah banyak kyai NU terbunuh oleh gerakan komunisme yang berkembang kala itu…
Pembantaian Ulama dan Santri: Darah di Madiun September 1948
https://republika.co.id/berita/kolom/wacana/18/10/01/pfx9hp385-pembantaian-ulama-dan-santri-darah-di-madiun-september-1948
Ternyata saat ini lembaga NU bersedia menerima bantuan dari NGO dari Negara yang berpaham komunis alias Atheis sebagaimana yang kita ketahui bersama ditengarai pernah berhubungan dengan partai komunis indonesia yang sudah dibubarkan itu? Ada yang bisa jawab keanehan ini?
Semoga tidak menggagalkan aqidah Islam yang diajarkan di pesantren.
(By Adi Ketu)
*Sumber: fb penulis
Publis by : Pejuang.Net
Ikuti kami di channel Telegram : t.me/pejuangofficial
Facebook : https://www.facebook.com/pejuangofficial
Flow Twitter Kami: @PejuangNet
Sumber : nahimunkan



Tidak ada komentar:
Posting Komentar