Haftar Perintahkan Pasukannya Serang Kapal dan Kepentingan Turki di Libya - Pejuang.Net - Pusat Berita Islam Indonesia

Pejuang.Net - Pusat Berita Islam Indonesia

Situs Islam Rujukan

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Minggu, 30 Juni 2019

Haftar Perintahkan Pasukannya Serang Kapal dan Kepentingan Turki di Libya

Foto : Jenderal Khalifa Haftar, mantan panglima militer Libya yang kini ingin rebut kekuasan dari Islamis
PEJUANG.NET - Pemimpin militer terkuat di Libya timur, Khalifah Haftar, Jumat malam (28/06/2019), memerintahkan pasukannya menyerang kapal-kapal Turki di perairan Libya dan semua target strategis milik Ankara. Perintah ini dikeluarkan setelah Haftar kehilangan kontrol kota strategis yang menjadi pintu masukannya menuju ibukota Tripoli.

Juru bicara militer Haftar, Ahmad Al-Mismari, mengatakan bahwa perintah ditujukan kepada angkatan udara untuk menargetkan kapal-kapal dan perahu Turki di wilayah perairan Libya dan angkatan darat untuk menyerang seluruh target strategis Turki.

“Perusahaan-perusahaan Turki, markas besar dan semua proyek milik negara Turki adalah target sah dari angkatan bersenjata dalam menanggapi agresi ini. Semua penerbangan ke dan dari Turki dihentikan dan kami akan menangkap semua orang Turki di wilayah Libya,” jelasnya.

Maskapai penerbangan Libya memiliki rute penerbangan reguler ke Turki dari bandara Metaita di Tripoli dan Misurata (barat).

Mismari tidak merinci bagaimana pasukannya akan dapat memberlakukan larangan terbang di daerah yang tidak di bawah kendalinya.

Ia menuduh Turki mendukung pasukan lawannya, pasukan Pemerintah Rekonsiliasi Nasional, merebut kembali kota Gryan. Gyran merupakan tulang punggung utama pasukan Haftar dalam pertempurannya di selatan ibukota.

Mismari mengatakan bahwa perintah ini dikeluarkan sebagai balasan atas invasi Turki ke Libya bebarapa hari terakhir yang menyebabkan tindakan sabotase di dalam wilayah Libya.

Ankara mendukung Pemerintah Rekonsiliasi Nasional yang diakui internasional dan berbasis di Tripoli. Sementara Riyadh dan Abu Dhabi mendukung Haftar, yang melakukan serangan untuk merebut Tripoli sejak awal April.

Libya jatuh dalam kekacauan sejak jatuhnya rezim Muammar Gaddafi pada 2011. Krisis di negara itu semakin dalam dengan dimulainya operasi militer pada 4 April untuk mengambil alih Tripoli, pusat pemerintahan Pemerintah Rekonsiliasi, oleh Haftar.

Setelah kemajuan pesat, pasukan Hafar tersandung di depan pintu Tripoli di hadapan pasukan yang setia kepada pemerintah Rekonsiliasi. Haftar mendapat pukulan menyakitkan pada Rabu lalu menyusul lepasnya kota Gyran.


Publis by : Pejuang.Net 
Ikuti kami di channel Telegram : t.me/pejuangofficial
Facebook : https://www.facebook.com/pejuangofficial
Flow Twitter Kami: @PejuangNet (kt)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad