PEJUANG.NET - Muncul pemberitaan yang menyebut putra mantan pemimpin Al Qaidah Usamah bin Ladin, Hamzah bin Ladin telah meninggal dunia. Namun, sejauh ini belum ada yang memastikan kebenaran isu tersebut.
Seorang pejabat Amerika Serikat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, Amerika yakin Hamzah telah meninggal. Dikutip dari Reuters, pejabat tersebut tidak memberikan rincian lain termasuk dimana atau kapan putra bin Laden itu meninggal.
Sebelumnya, Presiden Donald Trump menolak berkomentar saat ditanya oleh wartawan NBC News apakah dia memiliki informasi intelijen mengenai meninggalnya Hamzah bin Laden. “Saya tidak ingin mengomentarinya,” kata Trump, Rabu (31/07/2019).
Sementara itu, The New york Times melaporkan bahwa Amerika memiliki peran dalam operasi yang menyebabkab kematian Hamzah. Namun kabar ini belum bisa diverifikasi rinciannya. Muncul dugaan kesimpulan yang dimunculkan pemerintah AS masih terlalu dini.
Sebab pada Februari lalu, Departemen Luar Negeri AS menawarkan hadiah menggiuurkan bagi informasi yang mengarah ke indentifikasi maupun lokasi di negara manapun Hamzah berada.
Informasi Tentang Dia Dihargai 1 Juta Dolar
Amerika Serikat menawarkan hadiah sebesar 1 juta dolar atau setara Rp14 miliar untuk informasi tentang Hamzah bin Laden, putra pemimpin Al Qaeda (AQ) terdahulu Osama bin Laden.
“Hamzah bin Laden adalah putra mantan pemimpin AQ almarhum Osama bin Laden dan muncul sebagai pemimpin di AQ,” kata pihak Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, dikutip Telegraph, Jumat (01/03/2019).
Departemen Luar Negeri Amerika menyatakan akan memberikan 1 juta dolar untuk informasi yang mengarah kepada lokasi keberadaan Hamzah bin Laden, di negara manapun. Sejauh ini lokasi keberadaan pria yang kerap disebut sebagai “putra mahkota jihad” itu masih menjadi spekulasi. Muncul sejumlah anggapan dia berada di Pakistan, Afghanistan, hingga Suriah. Bahkan ada juga yang menyebutnya berada di Iran.
Menurut Amerika, Hamzah bin Laden berusia sekitar 30 tahun. Beberapa kali dia melontarkan ancaman untuk melakukan penyerangan terhadap Amerika Serikat.
Publis by : Pejuang.Net
Ikuti kami di channel Telegram : t.me/pejuangofficial
Facebook : https://www.facebook.com/pejuangofficial
Flow Twitter Kami: @PejuangNet
Sumber : kiblat


Tidak ada komentar:
Posting Komentar